Sejarah Masjid Al Aqsa

Sejarah Masjid Al Aqsa – Masjid Al Aqsa adalah sebuah kompleks masjid yang terletak di Palestina. Masjid ini juga merupakan tempat suci tiga agama, termasuk Islam. Nama masjid Al Aqsa juga telah disebutkan dalam Alquran yaitu dalam Al Isra ayat 1 yang menggambarkan peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. “Alhamdulillah yang telah mengeksekusi hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang kami berkati di sekitarnya sehingga Kami tunjukkan kepadanya beberapa dari tanda-tanda kami (kebesaran). Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (Surat Al Isra ‘: 1)

Dalam sejarah Islam, Masjid Al Aqsa dikenal berada di Baitul Maqdis, sebutan untuk kota suci. Fondasinya telah diletakkan oleh Allah SWT di bumi sejak Nabi Adam as. Sedangkan pembinaan dari generasi ke generasi dilanjutkan oleh para Nabi, khususnya yang diutus kepada Bani Israil.Menurut Ibnul Qayyim Al-Jauzy, Masjid Al Aqsa dibangun kembali di atas fondasinya oleh cucu Nabi Ibrahim yaitu Nabi Yaqub bin Ishaq.Disusul keturunan selanjutnya yaitu Nabi Daud. Kemudian, bangunan Masjid Al-Aqsa dipugar oleh putra Nabi Daud yaitu Nabi Sulaiman.Tak hanya itu, beberapa hadits juga menjelaskan fitur-fitur masjid Al Aqsa bagi umat Islam.

1. Masjid kedua yang ditempatkan Allah di muka bumi.

Masjid Al Aqsa adalah masjid kedua yang ditempatkan Allah di muka bumi setelah Masjidil Haram, seperti dalam hadits,Abu Dzar pernah bertanya “Ya Rasulullah, apakah masjid pertama yang ditempatkan Allah di muka bumi?” Dia berkata “Al Masjil Al Haram”. Abu Dzar bertanya lagi, “Lalu apa?” Dia berkata “Lalu Al Masjid Al Aqsa. Said Ab Muawiyah“ Yaitu Baitul Maqdis ”. Abu Dzar bertanya lagi“ Berapa lama diantara keduanya? Dia menjawab “Empat puluh tahun” (HR Ahmad).

2. Kiblat pertama bagi umat Islam.

Dulu, Masjid Al Aqsa merupakan kiblat pertama umat Islam. Sebelum pindah ke Madinah, Nabi salat menghadap Masjid Al Aqsa. Jangka waktunya sekitar 16 bulan. Hingga muncullah wahyu tentang perintah sholat menghadap Ka’bah Mekkah. Seperti dalam Surah Al Baqarah ayat 44, Allah berfirman:

“Sungguh Kami (sering) melihat wajahmu menengadah ke langit, maka sesungguhnya Kami akan mengarahkanmu ke arah kiblat yang kamu suka. Arahkan wajahmu ke Masjidil Haram. Dan dimanapun kamu berada, arahkan wajahmu ke sana. Dan sebenarnya orang-orang (Yahudi dan Kristen) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Alkitab) tahu bahwa beralih ke Masjidil Haram adalah benar dari Tuhan mereka, dan Allah tidak pernah ceroboh dengan apa yang mereka lakukan. “

Itulah Sejarah Masjid Masjid Al Aqsa yang cocok untuk destinasi wisata religi, selain itu kita juga perlu memerhatikan umat-umat muslim yang tinggal didesa dan pelosok negeri yang sulit untuk mengakses masjid bahkan tidak tersedianya masjid-masjid dilingkungan mereka. Salah satu cara menolong mereka ialah dengan bergotong royong menyumbangkan rezeki kita untuk membangun masjid pedesaan dan membantu ibadah warga muslim disana.

Tagged :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *